Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Mobil Selera

Tulisan Informasi Masa Kini

Mobil Selera

Tulisan Informasi Masa Kini

  • Otomotif
  • Mobil Listrik
  • MotoGP
  • Kendaraan Listrik
  • Repsol Honda
  • Sirkuit Mandalika
  • BBM
  • Moto3
  • Formula 1
  • MotoGP Jepang
  • Sepeda Motor
  • Otomotif
  • Mobil Listrik
  • MotoGP
  • Kendaraan Listrik
  • Repsol Honda
  • Sirkuit Mandalika
  • BBM
  • Moto3
  • Formula 1
  • MotoGP Jepang
  • Sepeda Motor
Subscribe
Close

Search

Otomotif

Alasan Mengapa Ban Motor Memiliki Pola Tapak Berlawanan Arah

By admin
Agustus 29, 2022 2 Min Read
0

Jakarta -Tatkala Anda membeli satu set ban motor baru, akan terlihat bahwa selain ukurannya yang berbeda, pola tapak kedua ban tersebut saling berlawanan arah.

Kondisi ini umum dan cukup normal pada roda sepeda motor.

Lantas, mengapa ban sepeda motor memiliki tapak pola yang berlawanan arah? Melansir situs Motorcycle Habit, pada ban motor, bagian mana yang depan dan belakang ditentukan oleh arah mereka saat berputar.

Anda tidak boleh menukar begitu saja dengan arah yang mereka tuju.

Oleh produsen, ban motor dirancang khusus dengan arah tapak tertentu yang saling berlawanan arah.

Hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa ban motor didesain dengan pola tapak yang berlawanan arah.

Yaitu, berhubungan dengan roda depan dan belakang motor yang mengalami gaya yang berbeda.

Seperti diketahui, roda belakang erat kaitannya dengan akselerasi dan tenaga.

Sedangkan roda depan berhubungan dengan kemudi.

Pola tapak roda belakang dibuat dengan pola menolak air.

Hal ini pada gilirannya membuat lebih banyak traksi saat berkendara di jalan dan mencegah hydroplaning, terutama saat kondisi jalan yang basah.

Sementara pada pola tapak roda depan motor sebenarnya melakukan fungsi yang sama.

Akan tetapi, untuk alasan berbeda dibuat sedemikian rupa karena ban depanlah yang paling banyak mendapat tekanan dan tenaga saat motor mengerem.

Lebih lanjut, seperti dilansir dari SG Biker Boy, ditegaskan pula bahwa gaya yang dialami pada roda belakang (akselerasi) dan roda depan (pengereman) sangatlah berbeda.

Sekarang, bayangkan selama pengereman keras, setiap air yang terperangkap di dalam pola tapak tersebut dan di antara ban dan permukaan jalan, juga mengalami gaya momentum yang sama.

Kondisi itu diketahui akan menambah daya dorong motor ke arah perjalanan yang diarahkan oleh pengendara.

Dan karena gaya ini, pola alur ban depan “memaksa” air menjauh dari pusat ban.

Dengan begitu, akan meningkatkan cengkraman permukaan jalan ke ban, terutama untuk pengereman di jalan basah.

Jadi, begitulah penjelasan alasan mengapa ban motor memiliki pola tapak yang berlawanan arah.

Dengan mengetahui alasan tersebut, Anda diharapkan selalu memeriksa kondisi ban pada motor saat memasangnya.

Pastikan ban depan dan belakang berada di tempat yang semestinya, dan dipasang ke arah putaran yang benar.

Tags:

Ban MotorBan Sepeda MotorSepeda Motor
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

3 Jenis Metode e-Voting, Mana Paling Cocok untuk Pemilu Indonesia?

Next

POCO C40 Akan Rilis di Indonesia 5 September, Harga Sejutaan

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Astra Daihatsu Makassar Alauddin, Solusi Mobil Baru dan Bengkel Resmi untuk Sahabat Daihatsu
  • Alat-Alat Apa yang Harus Dimiliki untuk Memperbaiki Motor Secara Mandiri?
  • Mendukung Pertumbuhan Startup Digital melalui Colocation Indonesia
  • Rekomendasi Sepeda Listrik Kecil yang Praktis untuk Aktivitas Harian di Kota Besar
  • Astra Daihatsu Solo Baru — Solusi Mudah untuk Beli & Rawat Mobil Anda

Kategori

  • Asuransi
  • Bisnis
  • Finance
  • Gaya
  • Kesehatan
  • Kipas angin
  • Otomotif
  • Samsung
  • Tekno
  • Travel
  • Uncategorized

Laman

  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Arsip

  • Mei 2026
  • April 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
Kabar Notasi Ragam Mesin Banua Ulasan Inspirasi Pintar Kapten Mesin Festival
Copyright 2026 — Mobil Selera. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme